Sinopsis Buku – IKIGAI : The Japanese Secret to a Long & Happy Life

What is the meaning of your life?Just to live longer, or you seek a higher purpose? Pertanyaan ini mewakili isi salah satu buku favorit saya, Ikigai. Jujur setelah membaca kalimat pertama buku ini, saya merenung dan berpikir jawabannya apa ya kira-kira. Dua pertanyaan di atas menuntun para pembaca pada kata misterius yaitu Ikigai. Setiap bab dalam buku ini akan mengungkap satu per satu rahasia seseorang memiliki umur panjang dan hidup dengan lebih bermakna.

Setiap orang memiliki versi ikigai-nya masing-masing. Ikigai tersembunyi jauh di dalam diri dan  menemukannya tentu memerlukan usaha dan kesabaran. Seseorang yang dapat menemukan ikigai versi dirinya akan merasa puas, bahagia dan menjalani hidup dengan lebih bermakna. Pada bab pertama, buku ini mengulas fakta dan rahasia penduduk kota Okinawa, Jepang untuk memiliki umur panjang. Anda ingin tahu apa rahasianya? Rahasianya adalah mengkonsumsi makanan sehat (isi perut anda sampai anda merasa kenyang kira-kira 80% dari kapasitas), olahraga, temukan ikigai versi anda, miliki lingkaran pertemanan yang luas dan menjalin hubungan baik dengan keluarga. Selain Okinawa, terdapat wilayah-wilayah lain yang dikenal sebagai Blue Zones yaitu wilayah dimana penduduknya mayoritas berumur panjang.

Pepatah lama mengatakan “men sana ini corpore sano” artinya di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat pula. Ini mengingatkan kita bahwa pikiran dan tubuh adalah satu kesatuan yang saling berkaitan. Mempertahankan pikiran yang aktif adalah salah satu faktor kunci menjaga tubuh tetap awet muda. Tentu harus dibarengi dengan usaha menjaga pola hidup sehat. Jika ingin tetap muda dan sehat, anda harus aktif secara pikiran dan secara fisik. Aktif secara pikiran dengan melakukan brain workout. Berinteraksi dengan orang lain, bertemu orang baru, bermain games, mempelajari hal baru merupakan contoh-contoh brain workout. Tentu ini tidak sulit bukan? Pada bab 2 penulis mengungkapkan gagasannya bahwa penting untuk memiliki kadar stress namun dalam level yang rendah. Penelitian oleh Universitas Calfornia membuktikan bahwa seseorang yang pernah stress cenderung hidup lebih lama. Ada beberapa tips lain untuk menjaga tubuh tetap sehat antara lain: jangan terlalu lama duduk, tidur yang cukup, lakukan hobi anda, bermain dengan hewan peliharaan, hindari stress dan berjemur setiap hari.

Bab selanjutnya yaitu bab ketiga membantu pembaca untuk menemukan tujuan hidup. Di bab ini konsep logotherapy akan diperkenalkan dan menjadi topik utama. Konsep logotherapy akan menuntun pembaca menemukan alasan hidup masing-masing. Beberapa studi kasus dipaparkan agar pembaca paham bagaimana logotherapy dapat membantu seseorang menerima keadaan dan merasa hidup kembali. Konsep Morita therapy juga perlu dicermati. Prinsip-prinsip dan 4 tahapan dalam menjalani terapi Morita selama 15-20 hari disampaikan di bab ini. Selain dua terapi di atas, meditasi juga perlu dilakukan untuk mencapai kondisi Zen (kondisi tenang dan terlepas dari gangguan). Tujuan utamanya adalah untuk menemukan ikigai.

Unsur utama untuk mencapai ikigai adalah kemampuan untuk mencapai kondisi flow. Kondisi flow adalah keadaan dimana seseorang begitu terlibat dalam suatu aktivitas sehingga memberikan pengalaman yang menyenangkan dan tak ada hal lain yang lebih penting dibandingkan pengalaman itu sendiri. Saya yakin anda pernah berada dalam kondisi ini namun baru menyadarinya saat ini. Ini dapat dicapai dengan berbagai strategi: pilihlah tugas yang sulit (ini akan menantang kita keluar dari zona nyaman), milikilah tujuan yang jelas dan konkret dan fokuslah pada satu tugas (anda bisa merinci satu tugas menjadi beberapa bagian sehingga lebih mudah dikerjakan).

Bab lima berisikan nasehat dan saran dari orang-orang yang berumur panjang. Dari banyak ulasan, mayoritas memberikan saran untuk menjaga pikiran dan tubuh kita tetap aktif. Mengambil kendali atas apa yang masuk dan keluar dari tubuh kita juga merupakan salah satu upaya. Di bab keenam, penulis menceritakan pengalamannya selama tinggal di Ogimi, salah satu kota di Jepang dimana penduduknya mayoritas memiliki umur panjang. Penulis juga melakukan wawancara singkat dan menjadikannya film dokumenter. Isi film tersebut adalah uraian filosofi hidup, ikigai penduduk yang diwawancara dan rahasia umur panjang. Singkatnya ada 5 tips yang dilakukan oleh pendudukOgimi:

  1. Tidak pernah merasa khawatir
  2. Mengembangkan kebiasaan-kebiasaan baik dalam hidup
  3. Membangun jaringan pertemanan yang baik setiap harinya
  4. Tidak pernah terburu-buru dalam segala hal
  5. Bersikap optimis.

Bab ketujuh membahas tentang pola makan penduduk di Ogimi. Konsumsi makanan sehat terutama sayuran hijau, biji-bijian, segala jenis ikan, buah-buahan (5 porsi setiap hari), batasi konsumsi gula dan garam. Antioksidan juga zat yang tak boleh dilupakan dalam konsumsi harian. Wortel, tofu, kentang, rumput laut, bawang adalah contoh makanan-makanan yang mengandung antioksidan. Bab kedelapan mengulas tentang olahraga yang sering dilakukan oleh penduduk Ogimi. Terdapat berbagai kegiatan olahraga yang dibahas namun pada dasarnya merupakan perkembangan dari olahraga yoga. Anda bisa mempraktikkan olahraga tersebut di rumah karena mudah dan tidak membutuhkan alat.

Semua memiliki ikigai-nya masing-masing, namun satu kesamaan yang dimiliki adalah semua orang berusaha mencari makna. Kehidupan modern saat ini berusaha membuat kita sibuk dan seakan lupa untuk menemukan arti hidup itu sendiri. Apa yang dipelajari dalam buku ini, terutama terkait cara hidup penduduk Okinawa mengingatkan pembaca untuk tidak perlu khawatir dan pasti kita akan menemukan our Ikigai asal mau berusaha. Ingatlah untuk sibuk melakukan hal-hal yang anda sukai bersama keluarga dan kerabat  yang juga mencintai anda.

Leave a Comment